Ketidakjelasan AHY menjadi cawapres, lantas digoda oleh partai banteng yang dianggap merupakan pertemuan serius.
Menurut Zulfan, pertemuan antara dua sekjen PDIP dan Demokrat adalah sinyal kuat bahwa ada keseriusan keduanya menjalin kerjasama politik.
"Itu pasti ada restu Ibu Mega dan Pak SBY. Apalagi kita tahu bagaimana hubungan Ibu dan Bapak itu, ini pasti serius," kata Zulfan.
Kejengkelan Demokrat dinilai semakin dipertajam dengan sikap sejumlah petinggi Nasdem seperti Ahmad Ali dan Gus Choi yang tek pernah menyebut nama AHY sebagai calon kuat cawapres Anies Baswedan.
Dua sosok yang justru kerap disebut Nasdem sebagai pendamping Anies adalah Khofifah Indarparawansa dan Yenny Wahid.
Dalam sebuah kesempatan Gus Choi justru menyebut Nasdem akan mendukung AHY jika terpaksa.
"Demokrat pasti tersinggung. Buat Demokrat ini kan penghinaan. Masa teman koalisi begini, enggak boleh dong," kata Zulfan Lindan. [IndonesiaToday/poskota]
Sumber: poskota.co.id
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup