“Hari kini kita telah bacakan somasi secara terbuka, dan bukti sudah dipegang juga sama beliau. Berikutnya tentu kami ada deadline, di poin itu salah satunya, beliau bersedia untuk menyelesaikan secara adat,” tuturnya.
Hal tersebut berdasarkan permintaan warga NTT, baik yang berada di NTT maupun di luar NTT.
“Yang kedua, terkait kesediaan beliau menyelesaikan secara adat, tentu kan ada deadline-nya kan, nanti akan kita diskusikan. Apabila beliau tidak melaksanakan tentu kami akan mengambil langkah hukum,” ungkapnya.
Lebih lanjut, mereka mewajarkan apabila banyak warga NTT lain yang telah membuat laporan terkait kasus tersebut kepada pihak berwajib.
“Mereka punya hak, tapi tadi sudah dijelaskan oleh rekan kami, beliau sudah menyarankan, kalau memang ada yang melaporkan begitu, beliau berusaha untuk melakukan koordinasi bagaimana mencari solusi yang terbaik,” pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra