Selain itu, dia juga kembali menyebut nama Kasmujo yang merupakan dosen pembimbingnya. Saat ini, lanjutnya justru diadukan ke polisi karena dinilai melakukan pembohongan publik.
“Lha wong itu dosen-dosen saya, dosen pembimbing saya itu,” katanya.
Menurutnya, semua polemik yang muncul merupakan bagian politik setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. "Itulah yang namanya politik. Ini politik,” ucapnya.
Dia mengaku heran dengan masih diributkannya keaslian ijazahnya. Padahal, kata dia Rektor UGM sudah menyampaikan ijazahnya dikeluarkan oleh BKN, Dekan Fakultas Kehutanan juga sudah menyampaikan bahwa ijazahnya asli.
“Harusnya sudah rampung. Tapi ya itulah, kayak gini politik itu,” katanya
Sumber: inews
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan