Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengungkapkan adanya dugaan provokasi dari pihak luar.
“Kami menduga ada penyusup di antara kerumunan massa yang memprovokasi kericuhan. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan koordinator lapangan untuk meredam situasi,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Sebelumnya, massa aksi telah berikrar bertahan hingga tuntutan mereka dikabulkan. Mereka mendesak Bupati Sudewo mundur dari jabatannya. Mengantisipasi potensi kerusuhan, polisi telah menyiapkan gas air mata dan meriam air sejak awal pengamanan
Sumber: inews
Artikel Terkait
Ressa Gugat Denada Rp 7 Miliar: Klaim Anak Kandung, Pintu Hanya Dibuka 15 cm, dan Bantahan Penelantaran
Kiai Eko Nuryanto Viral: Pernyataan Kontroversial Bencana Aceh Picu Kecaman Warganet
Foto Satelit AS ke Malaysia Picu Kekhawatiran: Jangan-jangan Jadi Target Seperti Venezuela
Fakta Kasus Denada & Ressa: Teuku Ryan Diduga Ayah Biologis?