Strategi PDIP Sebagai Penyeimbang: Analisis Posisi Politik Menuju 2029
Posisi PDIP sebagai partai penyeimbang dalam pemerintahan Prabowo Subianto dinilai bukan sekadar pilihan normatif. Langkah ini merupakan strategi politik cerdas untuk menjaga keseimbangan kekuasaan sekaligus membuka peluang koalisi di masa depan.
Gaya Oposisi PDIP yang Lebih Moderat dan Diplomatis
Menurut Arifki Chaniago, Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, gaya oposisi PDIP saat ini berbeda dengan era pemerintahan SBY. Kritik tetap disampaikan, namun dengan nada yang lebih moderat dan disertai upaya menjaga komunikasi politik dengan pemerintah.
"Sikap penyeimbang bisa dibaca sebagai upaya PDIP untuk tidak menutup pintu kekuasaan. Tetap kritis, tetapi tidak memosisikan diri sebagai musuh politik permanen," ujar Arifki di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.
Artikel Terkait
Kontroversi Mens Rea Pandji Pragiwaksono: Analisis Tudingan Antek Asing & Kaitan Gibran
Nama Jokowi Masih Viral di Isu Nasional Pasca Lengser, Warganet Heboh!
Pertemuan Eggi Sudjana dan Jokowi di Solo: Isi Pembicaraan & Klarifikasi Damai Hari Lubis
Survei Terbaru: AHY Ungguli Gibran, Anies, dan Pramono Anung sebagai Cawapres 2029