Ketua RT merasa geram lantaran Dewi Perssik memilih memotong sapinya di tempat lain setelah menyerahkan padanya. Namun akan tetap membagikan dagingnya ke sekitar rumahnya.
"Kalau gitu, ada apa dong dengan saya? Sapi udah diserahin ke ente tiba-tiba diambil, gimana perasaan? Kok orang nggak percaya sama saya," ungkapnya.
Walaupun kesal, namun ketua RT itu tetap mempersilakan asisten Dewi Perssik mengambil sapi yang sudah diserahkan namun dengan catatan tak meminta banyuan warga. Kemudian pihak Depe meminta bantuan proses pengangkatan sapi dan berujung ditolak.
Di sisi lain, ketua RT yang bernama Malkan itu mengungkap kelakuan Dewi Perssik lantaran merasa selama tinggal di kawasannya sang penyanyi dangdut itu belum pernah berkurban di tempatnya itu.
"Baru tahun ini, juga nitip bukan berkorban sori," kata Malkan.
Namun tahun lalu, pihak Dewi Perssik sempat memberikan dua karung kecil potongan daging untuk waga. Sayangnya, Malkan menyebut jika daging yang diberikan itu tak layak dikonsumsi.
"Tahun kemarin, Magrib tiba-tiba saya diantarkan ditelpon sama dimas dan ustaz, ada sekitar 2 kantong kecil daging yang sudah hampir... karena sudah terlalu malam, kehujanan atau apa saya kurang tau, saya panggil anak-anak untuk bagi-bagi," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi