NARASIBARU.COM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan, pemerintah siap memenuhi permintaan kelompok kriminal bersenjata (KKB) demi membebaskan pilot Susi Air Philip Mark Merthens yang menjadi sandera sejak 7 Februari 2023.
Pemerintah, kata Yudo, tetap mengedepankan keselamatan nyawa pilot asal Selandia Baru tersebut.
"(Permintaan tebusan 5 miliar?) Ya kalau permintaannya itu kita penuhi demi keselamatan semuanya," kata Yudo di Istana Wapres, Selasa (4/7/2023).
Panglima TNI Yudo Margono menambahkan, bahwa pemberian tebusan berpotensi menjadi preseden buruk bagi pembebasan sandera. Meski begitu, ia menegaskan bahwa jalur negosiasi kini sedang ditempuh oleh Penjabat Bupati Nduga untuk membebaskan Kapten Philip.
Artikel Terkait
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?