“Saya kata benar-benar serius ya. Jangan main-main sama urusan kesehatan anak. Ini kan program. Kasihan. Banyak anak-anak nggak bisa makan, kita mau ngasih makan kok. Rebutan kok. Makanya ada, serius nih,” ujarnya.
Nanik menuturkan, sejak menjabat dirinya sudah dua kali menggelar jumpa pers dan berkomitmen untuk terus terbuka kepada publik. Bahkan mengajak media meninjau langsung proses verifikasi dapur di Cibubur agar isu dapur fiktif bisa dibuktikan di lapangan.
“Supaya untuk menjawab dapur fiktif-dapur fiktif. Lo langsung wawancara sendiri langsung sama itunya, verifikatornya. Ada nggak itu punyanya siapa di situ? Punyanya DPR, anggota DPR siapa di situ? Karena nggak akan terlihat ketika diverifikasi. Paling sesudahnya aja. Tapi mau punyanya jenderal bilang, mau punyanya siapa, kalau melanggar akan saya tutup, saya nggak peduli. Karena ini nyangkut nyawa manusia,” tegasnya
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Gaji Pegawai Pajak 2024: Tunjangan Kinerja (Tukin) Capai Rp117 Juta per Bulan
Viral Video Wanita Joget Pegang Ikan Pesut Mahakam Langka, Netizen Geram & Ancaman Hukumnya
Keracunan Massal di Mojokerto: 261 Siswa Terdampak Soto Ayam MBG, Ini Data & Penyebabnya
Denada Buka Suara Soal Gugatan Anak Kandung Rp 7 Miliar: Fakta dan Pernyataan Resmi