Situasi makin memprihatinkan ketika Rico mengecek ruangan lain yang berubah menjadi tempat penimbunan barang tak terpakai. Di bawah meja kerja, dia menemukan tumpukan kertas bekas yang dibiarkan begitu saja.
“Bu, ini parah sekali tempat kalian. Sama sekali tidak dirawat. Jangan karena letaknya di ujung kota, lalu dibiarkan seperti ini. Bayangkan, menata ruangan saja tidak bisa,” ucapnya.
Akhirnya, Rico menegaskan agar semua ruangan segera dibersihkan dan kantor ditata ulang agar kembali layak sebagai tempat pelayanan publik.
“Sepanjang saya keliling ke kelurahan, ini yang paling parah,” ujarnya.
Mendapat teguran keras itu, Lurah Ladang Bambu hanya bisa menunduk dan mengakui kesalahan.
“Siap salah, Pak,” katanya.
Sebelum meninggalkan lokasi, Rico menginstruksikan agar pembenahan segera dilakukan agar kantor kelurahan bisa kembali bersih, nyaman,
Sumber: inews
Artikel Terkait
Keracunan Massal di Mojokerto: 261 Siswa Terdampak Soto Ayam MBG, Ini Data & Penyebabnya
Denada Buka Suara Soal Gugatan Anak Kandung Rp 7 Miliar: Fakta dan Pernyataan Resmi
Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran: Respons Protes & Ancaman Balasan
Rusia Klaim Tembak Jatuh Jet F-16 Ukraina: Analisis Klaim dan Dampak Perang