KSAD Maruli Beberkan Alasan Biaya Sumur Bor Rp150 Juta: Kedalaman 200 Meter untuk Satu Desa

- Selasa, 06 Januari 2026 | 17:50 WIB
KSAD Maruli Beberkan Alasan Biaya Sumur Bor Rp150 Juta: Kedalaman 200 Meter untuk Satu Desa

KSAD Maruli Jelaskan Alasan Biaya Sumur Bor Capai Rp150 Juta di Daerah Bencana

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan penjelasan terkait pembangunan sumur bor untuk korban bencana dengan biaya mencapai Rp150 juta. Penjelasan ini menanggapi perhatian publik atas anggaran tersebut.

Maruli menegaskan bahwa sumur yang dibangun untuk daerah terdampak bencana memiliki spesifikasi khusus. Berbeda dengan sumur rumahan biasa, sumur ini harus dibor hingga kedalaman 100 hingga 200 meter untuk mencapai titik mata air yang memadai.

Kedalaman Sumur Kunci Pasokan Air Bersih untuk Satu Desa

"Kalau kita tidak menemukan mata airnya, air itu pasti akan habis," ujar Maruli dalam jumpa pers di Dermaga Satangair TNI AD, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/1/2025).

Dia menambahkan, kedalaman tersebut mutlak diperlukan agar pasokan air yang dihasilkan cukup besar, bukan hanya untuk satu keluarga, melainkan untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga di satu desa.

Perbandingan Biaya Sumur Rumahan dan Sumur Bencana

Maruli memberikan perbandingan, "Rumah saya di Bandung mungkin enggak sampai Rp10 juta jadi tuh (sumur) air, hanya untuk kepentingan satu keluarga. Ini barang kepentingannya kan satu desa kadang-kadang."


Halaman:

Komentar