Hal ini menjelaskan mengapa biaya yang dibutuhkan jauh lebih besar, karena skalanya adalah pelayanan publik untuk pemulihan pascabencana.
Pernyataan dalam Rapat Terbatas Bersama Presiden Prabowo
Sebelumnya, dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang (1/1/2025), KSAD Maruli dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto telah memaparkan rincian biaya ini.
Mereka menjelaskan bahwa biaya pengeboran sumur sedalam 100-200 meter memang berkisar antara Rp100 hingga Rp150 juta.
Presiden Prabowo Nilai Biaya Tersebut Terjangkau
Presiden Prabowo menilai biaya tersebut tergolong terjangkau dengan mempertimbangkan faktor kedalaman sumur dan manfaat yang didapat. Biaya tersebut juga sudah mencakup instalasi pendukung lengkap seperti pemasangan pompa dan tangki penampungan air, sehingga air siap digunakan oleh korban bencana.
Dengan demikian, pembangunan sumur bor dalam ini merupakan investasi penting untuk menyediakan akses air bersih berkelanjutan bagi masyarakat di lokasi bencana.
Artikel Terkait
AS Tarik Diri dari 66 Organisasi Internasional: Dampak dan Kekhawatiran Indonesia
Video Call Parera 11 Menit Viral: Fakta, Modus, dan Bahaya Penyebaran Ilegal
Panduan Lengkap Pengiriman Laut China ke UAE: Dokumen, Bea Cukai & Tips 2024
Iran Siaga Tempur Tertinggi, Trump Beri Peringatan Keras: Analisis Ketegangan AS-Iran 2024