- Membatasi pergerakan di luar ruangan.
- Menjauhi lokasi keramaian dan area sensitif.
- Menjalin komunikasi rutin dengan Kedutaan Besar India untuk update informasi dan bantuan.
- Menyimpan dokumen perjalanan (paspor, kartu identitas) di tempat aman dan mudah diakses.
Peringatan ini merupakan eskalasi dari imbauan sebelumnya pada 5 Januari, di mana India telah meminta warganya menghindari perjalanan tidak penting ke Iran.
Eskalasi Ketegangan AS-Iran dan Kekhawatiran Kawasan
Sementara itu, Gedung Putih dilaporkan telah memperingatkan sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk untuk bersiap menghadapi kemungkinan tindakan militer terhadap Iran. Negara-negara Teluk sendiri dikabarkan khawatir perubahan rezim justru dapat memperkuat kelompok garis keras seperti Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) atau memicu kekacauan yang lebih luas.
Respons Iran di Forum Internasional
Menanggapi ancaman dari Washington, pemerintah Iran telah menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB agar “mengutuk tanpa syarat” ancaman penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat. Teheran menuding Washington dan Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas meningkatnya ketegangan dan kerusuhan dalam negeri Iran.
Update situasi keamanan di Iran dan imbauan perjalanan bagi WNI terus dipantau. Warga negara Indonesia diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari Kementerian Luar Negeri RI.
Artikel Terkait
Guru SMK di Jambi Dikeroyok Siswa: Kronologi Lengkap, Penyebab, dan Klarifikasi Celurit
Ammar Zoni Dijanjikan Rp 100 Ribu per Gram Jadi Gudang Narkoba di Rutan: Fakta Sidang Terbaru
10 Marketplace Terbaik Beli Blueprint Arc Raiders 2026: U4N, G2G, & Lainnya
Roy Suryo Tolak Restorative Justice, Tegas Tak Ikuti Jejak Eggi Sudjana Temui Jokowi