Bahkan berkas perkara yang telah dilimpahkan ke Kejaksaan dikembalikan untuk pendalaman lebih lanjut, meski klaim telah melibatkan ratusan bukti dan saksi. Hal ini berkontribusi pada merosotnya kepercayaan publik terhadap keaslian dokumen pendidikan Presiden.
Dukungan dari sejumlah tokoh nasional mulai bermunculan. Tokoh seperti Susno Duadji dan Syahganda Nainggolan menyampaikan pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti maraknya kasus ijazah palsu. Sementara itu, Din Syamsuddin, Oegroseno, dan Mohamad Sobary secara terbuka membela para penggugat dan menyebutnya sebagai bentuk kriminalisasi atau penzaliman.
Analisis ini menyimpulkan bahwa dukungan politik yang selama ini diklaim solid bersifat dinamis. Isu ijazah yang terus menguat dan dianggap masuk akal oleh publik berpotensi menggeser dukungan elektoral, menekankan pentingnya penyelesaian yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Direktur ABC Riset & Consulting
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Bongkar Pertemuan Rahasia dengan Jokowi: SP3 Ijazah hingga Nasihat Kesehatan
Eka Gumilar Meninggal Dunia: Tokoh Rekat Indonesia & Penggerak Aksi 212 Wafat
Jokowi Tegaskan Tolak Jadi Wantimpres Prabowo, Pilih Fokus Tinggal di Solo
Gus Ipul Bantah Penonaktifan PBI BPJS Instruksi Presiden, Ini Faktanya