Dokter Tifa Minta Kasus Ijazah Jokowi Di-SP3, Klaim Hanya Lakukan Penelitian
Tersangka kasus dugaan tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, menegaskan bahwa aktivitas yang dilakukannya bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar adalah murni penelitian ilmiah. Kubunya pun meminta penyidikan kasus tersebut dihentikan atau di-SP3.
Dalam penjelasannya di program Interupsi iNews, Dokter Tifa menyatakan bahwa penelitian mereka telah selesai dan dibukukan dengan judul "Jokowi's White Paper" yang dipublikasikan pada 28 Agustus 2025.
"Pekerjaan kami melakukan penelitian terhadap keabsahan ijazah Pak Joko Widodo sudah selesai dengan kami bukukan," ujar Dokter Tifa, Kamis (19/2/2026).
Dorongan Ilmuwan Lain untuk Teliti Ijazah Jokowi
Dokter Tifa menambahkan, penelitian yang mereka lakukan telah menginspirasi ilmuwan lain untuk turut meneliti. Dia menyebut nama Bonatua Silalahi, seorang ilmuwan administrasi publik, yang telah mendapatkan salinan ijazah tanpa sensor dan melengkapi temuan mereka.
Artikel Terkait
Projo Sebut Roy Suryo Cs Putus Asa Minta Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan: Kronologi & Analisis
Ammar Zoni Klaim Disiksa Oknum Polisi Sebelum Pegang Tas Narkoba: Fakta Lengkap Sidang
Militer AS Siap Serang Iran Akhir Pekan Ini? Keputusan Final di Tangan Trump
Prabowo Tegaskan AS Mitra Terkuat Indonesia: Ingat Dukungan Bersejarah hingga Bantuan Kritis