Ironis! Masih Banyak Warga Belum Dapatkan Hak Pembebasan Lahan Jalan Tol

- Minggu, 14 Mei 2023 | 22:00 WIB
Ironis! Masih Banyak Warga Belum Dapatkan Hak Pembebasan Lahan Jalan Tol


3. Tol Cisumdawu


Pada Agustus 2022 lalu, Tol Cisumdawu mendapat banjir protes dari puluhan warga dari tiga desa di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.


Dikabarkan, sebanyak 50 warga yang merupakan perwakilan dari 300 warga yang terdampak pembebasan lahan melakukan protes menggelar aksi mogok makan.


Lahan yang dimaksud sebenarnya bukan lahan milik warga. Namun mereka mengaku sudah berkebun selama puluhan tahun dan sangat bergantung dari lahan sebagai mata pencaharian utama mereka.


Total lahan yang digarap warga sekitar 1.400 meter persegi. Warga berharap mereka bisa mendapat ganti rugi berupa uang kerohiman dan diberikan lahan garapan baru untuk keberlanjutan hidup mereka.


4. Tol Padang-Sicincin


Tol bermasalah pembebasan lahan selanjutnya terjadi di Pulau Sumatra, yakni Tol Trans Sumatera Pekanbaru-Padang segmen Padang-Sicincin.


Diketahui ruas tol ini sepanjang 36 kilometer dan sudah diresmikan oleh Presiden Jokowi di tahun 2018 lalu.


Namun di tahun 2018, aktivitas tol ini sempat terhenti karena adanya polemik pembebasan tanah.


Akhirnya masalah ini dibawa ke meja hijau karena diketahui lahan yang dimaksud warga ternyata tercatat sebagai aset milik pemerintah daerah.


Sekarang pembangunan Tol Pekanbaru-Padang kembali dilanjutkan dan diprediksi akan beroperasi pada 2024.


5. Tol Cijago


Jalan tol Cinere-Jagorawi atau yang disingkat Cijago menjadi salah satu tol yang bermasalah atas pembebasan lahan.


Berdasarkan laman Kementerian PUPR, tol Cijago Seksi 1 telah beroperasi sejak tahun 2012 dan Seksi 2 telah beroperasi sejak tahun 2019.


Saat ini Tol Cijago sedang dalam pembangunan Seksi 3 yang menghubungkan Tol Cijago-dengan Tol Sercin (Serpong-Cinere).


Berdasarkan sumber, proyek Seksi ke-3 ini telah dioperasikan secara fungsional pada 23 April 2023 untuk menyambut Lebaran 2023. Sayang, hingga saat ini sebagian warga masih belum mendapat ganti rugi atas pembebasan lahan Tol Cijago.


Menurut pengakuan warga setempat, terdapat sembilan bidang tanah warga Limo yang dibebaskan Tol Cijago. Tapi ada satu warga yang status tanahnya masih bermasalah.


Warga yang tidak bermasalah berharap mendapat hak ganti rugi atas pembebasan lahan dari BPN dan tidak mengkaitkan urusan pembayaran tanah dengan tanah sengketa yang bermasalah.


6. Tol Jogja-Solo (Joglo)


Tol Jogja-Solo atau yang dikenal dengan Joglo pertama kali dibuka pada 15 April hingga 24 April 2023. 


Pembukaan jalan ini sengaja dilakukan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk melayani arus mudik Lebaran 2023.


Diketahui jalan ini sudah dibangun sejak tahun 2022 dengan panjang berkisar 40,49 km. Pembangunan jalan ini diharapkan dapat memperpendek waktu tempuh dua kota dan dapat meningkatkan ekonomi dan pariwisata kedua kota ini.


Sayang proyek jalan tol ini masih memiliki masalah pembebasan 168 bidang lahan yang terdampak.


Menurut warta Harian Jogja, pada 6 Januari lalu pemilik dari 49 bidang sudah mendapat email resmi dari LMAN, namun dana ganti rugi belum dicairkan.


Sedangkan 119 lahan lainnya masih belum mendapat konfirmasi atau surat persetujuan pembayaran pembebasan lahan. [IndonesiaToday/Inilah]

Sumber: inilah.com


Halaman:

Komentar