Timnas U-22 Indonesia menaklukkan Vietnam dengan skor 3-2 dalam laga semifinal SEA Games 2023 di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (13/5). Kemenangan ini juga terasa spesial karena Indra Sjafri mampu mengandaskan pelatih sekaliber Philippe Troussier.
Ini bahkan menjadi kekalahan perdana Troussier di SEA Games 2023. Tentunya, sebuah pukulan bagi pelatih yang telah kenyang pengalaman melatih di Asia dan Afrika.
Tak hanya itu, nama Indonesia kini tampaknya semakin memberikan luka mendalam bagi Troussier. Pasalnya, kekalahan di SEA Games 2023 menjadi kali kedua yang dirasakan Troussier kala berhadapan dengan Indonesia.
Sebelumnya, Troussier harus menanggung malu kala menukangi Timnas Qatar di Piala Asia 2004. Ketika itu, Indonesia yang sama sekali tak diunggulkan, di luar dugaan mampu mengandaskan Qatar dengan skor 2-1. Atas kekalahan itu, Troussier bahkan langsung dipecat.
Meski demikian, Indra Sjafri tetap menaruh respek kepada Troussier. Keduanya juga sempat mengobrol cukup lama di tepi lapangan usai pertandingan, kemarin.
“Troussier sangat saya respek. Hari ini, dia menyesuaikan banyak detail, membantu Vietnam bermain dengan sangat lancar. Meski kalah, mereka membuat Indonesia kesulitan selama 90 menit. Saya percaya Troussier akan membantu sepak bola Vietnam menciptakan tim baru dan bagus,” kata Indra usai laga semifinal.
Philippe Bernard Victor Troussier, atau yang kini dikenal sebagai Philippe Omar Troussier, sudah melatih klub sepak bola sejak 1983. Awalnya, ia hanya melatih akademi sepak bola bernama INF Vichy di Prancis, lalu tim-tim kecil di negara asalnya itu, hingga melanglang buana ke luar Eropa.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra