Capres lainnya, Sinan Oğan sendiri sejak awal hanya dianggap sebagai penggembira lantaran suaranya diprediksi jauh di bawah perolehan Erdogan atau Kılıçdaroğlu.
Jajak pendapat terakhir menunjukkan Pemilihan Presiden Turki berlangsung sangat ketat.
Setiap capres harus mendapatkan lebih dari 50 persen untuk menang di putaran pertama.
Atau jika suaranya di bawah itu maka berlanjut di putaran kedua yang berlangsung dua pekan kemudian.
Erdoğan yang bersaing dengan Kılıçdaroğlu suaranya bisa terpecah dengan kehadiran Sinan Oğan.
İnce sempat mendapatkan lonjakan popularitas dalam jajak pendapat ketika ia meraih popularitas sekitar 10 persen atau turun dua persen dari beberapa survei sebelumnya.
Calon oposisi itu sudah lama diprediksi tidak mungkin menang, sehingga jika Pilpres Turki berlangsung dua putaran maka skenario menurut pengamat dapat menguntungkan Erdoğan. [IndonesiaToday/Herald]
Artikel Terkait
Surat Bunuh Diri Anak SD di NTT: Dampak Kemiskinan pada Kesehatan Mental Anak
Ancaman Militer AS ke Iran: Analisis Dampak Diplomasi Hegemoni & Solusi Global
Saif al-Islam Gaddafi Tewas Ditembak: Kronologi, Profil, dan Dampaknya bagi Libya
SMA Siger Bandar Lampung Izinnya Ditolak, Siswa Harus Pindah Sekolah