NARASIBARU.COM - Tidak sedikit TKI yang merantau ke luar negeri untuk mencari kerja di pabrik atau sebagainya.
Sebagian besar TKI memilih bekerja di pabrik atau tempat-tempat lainnya yang bertujuan untuk merubah nasibnya.
Namun hal berbeda dialami oleh Salim pria asal Blitar dirinya bekerja di sebuah kebun nanas yang ada di Malaysia.
Sebelum bekerja di kebun nanas, Salim pernah jadi tukang bangunan di Malaysia.
Tetapi, penghasilan menjadi tukang bangunan kurang menjanjikan untuknya.
Pasalnya, Salim tak bisa membawa uang lebih untuk dikirimkan kepada keluarganya di Indonesia.
Tidak hanya itu, faktor pergaulannya pun dianggap kurang baik yang menjadikan dirinya tidak mengendalikan pemasukannya yang tidak seberapa.
"Bawa tapi cuma dikit lah. Masalah gaji ada, masalah pergaulan ada, masalah kerjaan ada," ungkap Salim.
"Semakin bebas, hura-hura," imbuhnya.
Maka dari itu, Salim berhenti menjadi tukang bangunan dan mencari pekerjaan lain.
Dirinya terjun ke dunia perkebunan dan bekerja di sebuah kebun nanas di Malaysia.
Berganti profesi menjadi tukang kebun, Salim menyebutkan jika gajinya lebih besar.
"Gaji lebih besar sini, tapi nggak terlalu besar. Terutama masalah pergaulan, karena pergaulannya bebas," ungkap Salim.
Ia sudah menjalani profesinya sebagai tukang kebun selama lima tahun.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup