Sejak pejuang Hamas melancarkan serangan berdarah di kota-kota Israel seminggu yang lalu, Israel telah membombardir Gaza dengan serangan udara dan memberikan waktu kepada seluruh penduduk wilayah utara hingga Sabtu pagi untuk pindah ke selatan.
Turki telah lama menjalin kontak dengan Hamas namun juga berupaya memperbaiki hubungan dengan Israel setelah bertahun-tahun mengalami perselisihan.
Sejak perang pecah, Ankara telah meluncurkan diplomasi untuk menengahi konflik tersebut, mengirimkan bantuan untuk warga Palestina dan mengecam seruan Israel agar warga Gaza pindah ke selatan sebagai tindakan yang tidak manusiawi dan melanggar hukum internasional.
Sumber: sindonews
Artikel Terkait
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?