NARASIBARU.COM - Bacapres dan bacawapres, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD telah mendaftarkan diri sebagai capres-cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (19/10/2023).
Dalam perjalanan menuju KPU, Ganjar dan Mahfud rencananya akan menumpangi mobil jenis Cadillac Fleetwood 75 Limousine berwarna hitam tahun produksi 1964.
Mobil tersebut konon merupakan mobil dinas dari Presiden pertama RI, Soekarno.
Namun faktanya saat menuju ke KPU, Ganjar dan Mahfud tidak jadi menumpangi mobil Soekarno tersebut dan justru menaiki mobil semi pikap yang telah dihiasi dengan baliho wajah mereka.
Di sisi lain, warga net pun mengaitkan hal tersebut dengan kabar berbau mistis.
Hanya saja, kabar tersebut ditepis oleh mantan Menpora sekaligus Pembina Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI), Roy Suryo.
Ia menegaskan tidak ada kabar mistis terkait tidak jadinya Ganjar dan Mahfud menumpangi mobil tersebut.
Roy menegaskan bahwa mobil tersebut semata-mata hanya mogok lantaran mesin terlalu panas atau overheat saat dalam keadaan idle.
Dia juga mengungkapkan Ganjar dan Mahfud belum sempat menaiki mobil tersebut.
"Selaku Pembina di PPMKI, izinknan saya komen soal mogoknya mobil eks RI 1 yang akan dinaiki Mas Ganjar dan Prof Mahfud siang tadi (kemarin), karena di sosmed beredar banyak kabar soal cerita mistis dibalik mogoknya mobil tersebut."
"Namun memang terjadi overheat (mesin kepanasan saat iddle menunggu jalan dan traffic macet) jadi mobil tersebut akhirnya mogok, harus didorong dan beelum sempat dinaiki pasangan capres-cawapres tersebut sejak awal berangkat," kata Roy dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (20/10/2023).
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra