Anwar dalam jawabannya juga mengatakan, penggunaan dinar emas memberikan alternatif bagi negara, sehingga memperkuat kekuatan domestik perekonomian masing-masing negara.
“Negara-negara Islam sudah familiar dengan dinar. Terlebih lagi, dengan pertumbuhan industri halal yang melebihi USD1 triliun, negara-negara lain juga sudah mengetahui posisi dinar,” ujarnya.
Sebelumnya, Anwar saat menjawab pertanyaan awal mengatakan penggunaan ringgit dalam perdagangan dengan beberapa negara seiring dengan "dedolarisasi" telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Ia mengatakan penggunaan mata uang lokal untuk perdagangan diterima dengan baik khususnya oleh Tiongkok dan negara-negara Asean, yaitu Indonesia dan Thailand.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra