Namun, dalam pertemuan dua pekan lalu yang diklaim telah menyepakati satu nama bacawapres pendamping Prabowo, ternyata tidak semua ketum parpol menyepakati. Dengan kata lain ada keberatan terhadap nama yang telah disepakati sebagai bacawapres.
"Nanti coba ditanyakan kepada Pak Prabowo, sudah dikantongi beliau. Itu ada diterima dan ada tidak diterima gitu. Jadi sebetulnya yang disepakati partai-partai (anggota KIM), sudah ada namanya di kantong Pak Prabowo," paparnya.
Akan tetapi, melihat perkembangan dinamika politik yang terjadi belakangan ini, Zulhas memastikan nama bacawapres yang telah disepakati KIM akan kembali dibahas besok.
"Sekarang kita lihat, tentu perkembangan politik cepat. Nanti itu kita diskusikan. Tadi, karena sudah tidak ketemu, akan dilanjut besok sore," demikian Zulhas.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anwar Abbas Peringatkan Prabowo Soal Dewan Perdamaian AS-Israel: Analisis Risiko & Dana Rp16,7 T untuk Gaza
Deddy Corbuzier Beri Bantuan Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah: Kronologi & Kritiknya
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara