NARASIBARU.COM - Tentara Israel marah dan menuding Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berkhianat karena tidak memanggil Yair Netanyahu, putranya yang berstatus tentara cadangan, untuk perang melawan Hamas.
Times of London melaporkan bahwa saat ini Yair tengah berada di Florida, AS, untuk kegiatan amal. Seorang tentara Israel, yang meminta namanya tak disebut, mengatakan, "Yair menikmati hidup di Miami Beach, kami berada di garis depan menghadapi Hizbullah."
Tentara lainnnya mengatakan orang-orang yang bertanggung jawab atas situasi ini tidak memikul beban mereka, dan memicu ketidak-percaayaan dan kemarahan di kalangan tentara.
"Saudara-saudara kita, bapak-bapak kita, dan anak-anak kita, akan maju ke garis depan, tapi Yair masih belum ada di sini," ujar seorang tentara Israel yang menolak menyebut nama dengan alasan keamanan. "Ini tidak membantu membangun kepercayaan kepada pemimpin negara."
Seorang tentara cadangan Israel lainnya mengatakan, "Saya terbang dari AS, meninggalkan pekerjaan kehidupan, dan keluarga, untuk menghadapi Hamas."
"Tidak mungkin bagi saya untuk tetap berada di AS dan bekerja, saat Israel diserang. Namun, mengapa putra perdana menteri tidak ada di sini," imbuhnya.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel - Fakta dan Isi Dokumen