Menlu Retnomenyoroti pentingnya pasokan bahan bakar menjangkau rumah sakit Gaza. Sebab, operasi dan perawatan pasien terdampak perang di sana tidak bisa dilakukan tanpa daya listrik.
Dikatakan Menlu Retno, selama dirinya menghadiri pertemuan PBB di New York, Indonesia terus mendesak agar pasokan bahan bakar, air bersih serta kebutuhan pokok dapat segera masuk ke Gaza.
"Dengan situasi ini, kita terus intensifkan komunikasi dengan berbagai pihak agar semua bantuan bisa masuk ke Gaza dengan alasan kemanusiaan," tegasnya.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza sebelumnya mengumumkan bahwa kedua rumah sakit itu hanya memiliki sedikit bahan bakar untuk bisa menghidupkan generator.
Sejak Israel memutus jaringan listrik, akses bahan bakar dan air, rumah sakit di Gaza telah bertahan menggunakan generator selama lebih dari tiga pekan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup