“Perempuan, anak-anak, warga sipil yang tidak bersalah dan tidak bersenjata sedang berbaris dibunuh tanpa pandang bulu," jelasnya.
Unit perawatan intensif dan gawat darurat di Al-Shifa sudah penuh dan tak mampu menampung para korban.
“Setiap tempat tidur penuh. Kita kelebihan muatan, kita kehabisan obat-obatan, kita kehabisan pasokan medis,” katanya.
Youmna ElSayed dari Al Jazeera, melaporkan dari Gaza, mengatakan bahwa toko roti tersebut “kurang dari satu kilometer” dari rumah sakit. Hanya ada “beberapa toko roti yang tersisa di Gaza,” tambahnya. “Sebagian besar toko roti menjadi sasaran atau dihancurkan” dalam serangan udara Israel.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Projo Sebut Roy Suryo Cs Putus Asa Minta Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan: Kronologi & Analisis
Dokter Tifa Klaim Penelitian Ijazah Jokowi, Minta Kasusnya Di-SP3
Ammar Zoni Klaim Disiksa Oknum Polisi Sebelum Pegang Tas Narkoba: Fakta Lengkap Sidang
Militer AS Siap Serang Iran Akhir Pekan Ini? Keputusan Final di Tangan Trump