Analisis awal menunjukkan kemungkinan peretas telah mengakses situs web tersebut.
Namun, klaim ini masih perlu diselidiki lebih lanjut, dan salah satu skenario yang mungkin adalah penggunaan akun yang dibocorkan oleh malware Stealer.
Fusion Intelligence Center @StealthMole telah mengkonfirmasi bahwa sekitar 1.484 kredensial yang terkait dengan Kementerian Pertahanan telah terekspos di web gelap karena malware Stealer.
Meski demikian, kebenaran klaim dari peretas tersebut masih harus diuji. Hingga saat ini, Kementerian Pertahanan belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden ini.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Keracunan Massal di Mojokerto: 261 Siswa Terdampak Soto Ayam MBG, Ini Data & Penyebabnya
Denada Buka Suara Soal Gugatan Anak Kandung Rp 7 Miliar: Fakta dan Pernyataan Resmi
Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran: Respons Protes & Ancaman Balasan
Rusia Klaim Tembak Jatuh Jet F-16 Ukraina: Analisis Klaim dan Dampak Perang