Dilansir dari Anadolu, Jumat, 10 November 2023, Israel mengatakan 35 tentaranya tewas dan lebih dari 260 lainnya terluka sejak mereka memulai operasi darat di Jalur Gaza pada 27 Oktober 2023. Sebagai informasi, Tel Aviv mulai menyerang Jalur Gaza setelah milisi Hamas melakukan serangan mendadak yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober 2023 lalu.
Dalam serangan tersebut, menurut tentara Israel 1.400 orang tewas, termasuk warga sipil. Sementara itu, dalam serangan balasan melalui udara dan darat, 10.569 warga Palestina, termasuk 4.324 anak-anak dan 2.823 wanita, juga dinyatakan tewas.
Selain banyaknya korban jiwa dan pengungsian besar-besaran, pasokan kebutuhan pokok bagi 2,3 juta penduduk Gaza semakin menipis akibat pengepungan Israel dan blokade total di wilayah itu.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?
Satpam SMP di Luwu Utara Dihajar Murid Saat Tegur Bolos: Kronologi & Fakta Polisi