Tentara Israel dilaporkan tidak segan menembaki siapa pun yang bergerak. Bahkan seorang anak berusia 12 tahun terluka karena ditembak di kaki ketika mencoba pindah.
Israel telah mengepung rumah sakit dengan tank dan buldoser. Mereka juga menghancurkan peralatan medis, termasuk CT Scan dan mesin MRI.
Dinding utara dan selatan kompleks, dapur rumah sakit, dan kendaraan milik staf dan warga sipil telah dihancurkan oleh buldoser Israel.
Pihak Israel mengaku telah meratakan semua jalan dalam radius satu kilometer dari rumah sakit, termasuk Jalan Al-Wehda, yang menyebabkan hancurnya rumah, tempat usaha, apotek, dan pompa bensin.
Rumah Sakif Al Shifa merupakan rumah sakit terbesar di Gaza. Rumah sakit ini beroperasi di bawah Kementerian Kesehatan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Deddy Corbuzier Beri Bantuan Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah: Kronologi & Kritiknya
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS