Jangan sampai, para pendiri PPP yang terdahulu mewarisi dosa jariah, dari partai yang mereka dirikan hanya karena kesalah elit PPP yang saat ini menjadi pengurus DPP PPP.
Kata Syukri, keputusan PPP mendukung Ganjar Pranowo jelas sangat menyakitkan.
Walau memang, banyak sejumlah senior PPP mengambil sikap politik untuk diam, bersabar, sambil terus berupaya melakukan perbaikan secara internal.
Namun, tidak sedikit juga yang merespons secara publik, semata untuk menyelamatkan marwah partai.
Di antaranya, wacana pengumuman mosi tidak percaya pada DPP PPP, hingga kebijakan partai kembali pada khittoh perjuangan.
“Saya sendiri merasa, tidak terlalu berkepentingan dengan berbagai dinamika politik yang terjadi di PPP. Mengingat, saya bukan lagi organ struktural, tidak juga menjadi bagian dari organ fungsional PPP,” tegasnya. [IndonesiaToday/SuaraNasional]
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan