"Artinya, kemungkinan putaran kedua akan dilaksanakan pada Juni 2024," ucap Michele.
Survei ini dilaksanakan pada rentang waktu Juli hingga September 2023 dengan melibatkan 2.630 responden pemilih Indonesia berusia 17 tahun ke atas. Survei tersebut dilakukan sebelum tiga kandidat mengumumkan pasangan calon wakil presiden dan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengonfirmasi pencalonan mereka pada akhir Oktober 2023.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Yakin Punya Mata Tajam? Cari Angka 28 di antara Deretan Angka 82, Bisa Tidak?
Mengingat kondisi tersebut, Michele menekankan bahwa hasil survei kemungkinan akan mengalami sedikit perubahan akibat dinamika politik, meskipun perubahan tersebut tidak diperkirakan signifikan. Ia menambahkan bahwa pemilihan calon wakil presiden diharapkan akan memiliki dampak yang cukup besar terhadap hasil dari Pemilihan Presiden.
"Yang pasti, Ganjar Pranowo adalah next President of Indonesia di Pilpres 2024," ucap Michele.
Wawancara dalam rangka survei ini dilakukan secara langsung tatap muka di 17 provinsi untuk memastikan bahwa sampel yang dipilih mencakup representasi yang merata dari segi geografis dan demografis. Responden dihadapkan dengan serangkaian pertanyaan.
"Saya akan menunjukkan kepada Anda daftar calon presiden dan wakil presiden. Manakah yang paling mungkin Anda pilih sebagai presiden dan wakil presiden pada pemilu mendatang?".
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayojakarta.com
Artikel Terkait
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?