Sedangkan di sektor energi, Jepang berperan penting membantu ASEAN mempercepat transisi energi, termasuk melalui pembentukan Asia Zero Emission Center yang telah diumumkan PM Kishida.
“Prioritas lainnya adalah terkait percepatan transformasi digital,” katanya.
Dalam lawatannya ke negeri sakura, Presiden beserta rombongan telah mengikuti sejumlah agenda pertemuan dengan tema berbeda-beda setiap harinya.
Sebelumnya, usai melakukan pertemuan bilateral di Tokyo, bersama Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Presiden Jokowi juga menerima dokumen proposal ASEAN-Japan Young Business Leaders’ Summit dan ASEAN-Japan Gen-Z Business Leaders’ Summit.
“Selain itu, kami menyaksikan pertukaran dokumen hibah kapal Jepang kepada Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI senilai 9 miliar yen antara Menteri Luar Negeri RI dan Menteri Luar Negeri Jepang,” katanya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jaringnews.co.id
Artikel Terkait
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?