"Pada saat saya bertanya soal surat perintah mereka menjawab soal laporan masyarakat. Saya lihat surat perintahnya tidak jelas untuk penyelidikan atas kasus apa. Saya tidak tahu salah kami apa?" ujarnya.
Rekaman CCTV menunjukkan bagaimana detik-detik penggeledahan tersebut.
Keenam orang yang tidak mengenakan seragam polisi itu pun melakukan penggeledahan di rumah Ruslan selama sekitar 20 menit.
Entah apa yang mereka cari, Ruslan merasa keberatan karena meskipun telah meminta surat tugas mereka, tak ada yang disuguhkan.
Baca Juga: Driver Bus Trans Semarang yang Lawan Arus dan Hadang Ambulans Akan Dikenai Sanksi Tegas
Penggeledahan yang dilakukan termasuk ruang tamu, gudang, dan lantai dua rumahnya.
Dia menegaskan bahwa saat penggeledahan hampir masuk ke kamar, ia melarangnya dan meminta mereka keluar.
Ketidakjelasan surat perintah dan kurangnya transparansi dalam proses penggeledahan menjadi sorotan utama Ruslan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: medianekita.com
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra