Menurutnya, hal tersebut bersumber dari adanya ketidakadilan dalam pembangunan nasional.
"Baru-baru ini viral kenapa jalanan rusak. Penting sekali jalanan. Tetapi 170.000 jalan rusak di Indonesia," kata dia di acara Milad PKS ke-21, Sabtu (20/5/2023), dikutip dari channel YouTube PKSTV.
Lebih lanjut, ia mengatakan selama ini jalan mulus cuma bisa dinikmati orang tertentu. Ia mengkritik adanya ketidakadilan dalam hal kesejahteraan.
"Artinya orang bisa menganggap, kalau mau jalan baik hanya orang mampu yang bisa karena dibayar. Tapi jalan rakyat, petani kita, oleh siapa pun rusak tidak diperbaiki. Itu ketidakadilan untuk rakyat," ia menuturkan.
Lebih lanjut, JK mengatakan ketidakadilan di dalam negeri ini adalah PR bersama yang harus dituntaskan oleh pemerintah selanjutnya.
Ia juga mengatakan turut bertanggung jawab soal jalanan rusak yang belum juga punya solusi.
"Saya juga dulu bertanggung jawab, PKS bertanggung jawab. Demokrat apalagi. Tapi yang kita lihat sesuatu dari apa yang dirasakan rakyat bangsa ini. Petani karena tidak bisa bayar tol makanya jalannya lobang-lobang," ia menuturkan.
JK Sebut Kebijakan Jokowi Ini Tak Patut Dilanjutkan
Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengomentari soal kebijakan subsidi BBM yang masih dilakukan pemerintah.
Menurut dia, sebaiknya kebijakan itu tak dilanjutkan di masa mendatang.
Artikel Terkait
Gus Ipul Bantah Penonaktifan PBI BPJS Instruksi Presiden, Ini Faktanya
6 Kejanggalan Ijazah Rismon Sianipar yang Dilaporkan Palsu ke Polda Metro Jaya
Roy Suryo Minta SP3 Kasus Ijazah Jokowi, Disebut Panik dan Kurungan di Depan Mata
Badan Anggaran DPR Harus Dibubarkan? Analisis Lengkap & Solusi Pengganti