MEDIA HARIAN KITA - Di tengah tantangan yang luar biasa, seorang pahlawan tanpa tanda jasa, Samsul Amin, telah mencerahkan MAN 3 Jembrana saat itu berumur lima tahun.
Meskipun tanpa meja, kursi, atau papan tulis, Pak Samsul membuktikan bahwa semangat pengajar dan kemauan belajar bisa mengatasi segala keterbatasan fisik.
MAN 3 Jembrana, yang terletak di desa Banyubiru meski kurang lebih sebelas kilometer dari kota Negara, Kabupaten Jembrana. Saat itu belum mempunyai gedung madrasah.
Baca Juga: Asah Digital : Membangun Keterampilan Digital Pemuda Indonesia
Gedung dan ruang kelas yang digunakan saat ini milik Pondok Pesantren Nurul Ikhlas (Nuris).
Artikel Terkait
Perang Dunia III di Ambang Pintu? Klaim Dewan Perang Rahasia Eropa & Bantahan Uni Eropa
Viral Video Guru Honorer Protes Gaji, Disebut Lebih Kecil dari Sopir MBG: Fakta & Perbandingan
Prabowo Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari: 28 Perusahaan Kena Sanksi Atas Pelanggaran Hutan
Kepala Basarnas Yakin Tak Ada Korban Selamat Pesawat ATR Jatuh di Maros, Tetap Harap Mukjizat