Penghentian salah satu perusahaan BUMN tersebut, karena masalah keuangan yang bersumber dari berbagai utang.
Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1445 H Tanggal 11 Maret dan Idul Fitri pada 10 April
Hingga saat ini, seluruh aset milik Merpati telah dioperasikan oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).
2. PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Kerugian: Rp3,54 triliun)
PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (PT PANN) menanggung beban hutang sejak 1994, tanpa adanya pemasukan dari utang tersebut.
Awalnya, PT PANN didirikan pada 1974 sebagai wahana penyelenggara program investasi kapal niaga nasional. Namun, PAAN juga berkecimpung di usaha perhotelan.
Baca Juga: Deklarasi Dukungan Penuh Slank untuk Ganjar-Mahfud: Jaket Top Gun, Pesan Sosial, dan 'Salam Metal'
Sehingga, Erick Thohir selaku Menteri BUMN menilai perseroan tidak fokus pada sektor bisnisnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com
Artikel Terkait
Strategi Politik Jokowi: Rahasia Tak Pernah Kalah Menurut Prinsip Sun Tzu
Ressa Rizky Rossano Dituding Tolak Akui Anak, Mantan Istri Bongkar Fakta Pernikahan
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files: Fakta Lengkap
Jeffrey Epstein dan Putin: Fakta Upaya Dekat, Visa, hingga Tawaran Informasi Trump