Kurang tidur kronis telah dikaitkan dengan penyakit ginjal dan masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes tipe 2 , dan sindrom metabolik. Kurang tidur secara konsisten dapat meningkatkan risiko seseorang untuk masalah kesehatan jantung termasuk tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke.
3. Kualitas hidup berkurang
Selain mudah lelah, orang yang kurang tidur juga umumnya merasa tidak enak badan. Selain itu, tidur yang singkat dapat mengurangi gairah seks dan kualitas hidup seseorang secara keseluruhan.
4. Kurangnya konsentrasi
Beberapa efek langsung dari kurang tidur termasuk kantuk di siang hari, kekurangan energi, dan berkurangnya motivasi. Efek mental dari kurang tidur termasuk kesulitan berkonsentrasi, serta masalah dengan ingatan, pembelajaran, kreativitas, dan pemecahan masalah.
Itulah efek yang terjadi jika seseorang kekurangan tidur. Menurut Sleep Foundation, orang remaja disarankan tidur minimal 8-10 jam per hari. Sedangkan orang dewasa disarankan untuk tidur minimal 7 jam sehari.
Cara mengevaluasi tidur pun mudah. Jika kamu merasa sangat mengantuk saat beraktivitas di siang hari, kamu bisa dikatakan kekurangan waktu tidur. Kamu bisa mulai memperbaiki pola waktu tidurmu.
Aulia Putriningtias
Sumber: medcom.id
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi (MBG) Bappenas: Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?
Anwar Abbas Peringatkan Prabowo Soal Dewan Perdamaian AS-Israel: Analisis Risiko & Dana Rp16,7 T untuk Gaza
Deddy Corbuzier Beri Bantuan Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah: Kronologi & Kritiknya
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional