NARASIBARU.COM, Jakarta - Pemerintah telah memberikan subsidi motor listrik baru senilai Rp 7 juta per unit. Masyarakat bisa membeli motor listrik bersubsidi di dealer dan mengecek melalui aplikasi PLN Mobile.
PT PLN (Persero) bekerja sama dengan pabrikan motor Volta, Gesits, dan Selis yang dipastikan mendapat subsidi.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, penyediaan layanan pembelian motor listrik yang bekerjasama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) dan manufaktur motor listrik. Layanan ini akan meningkatkan awareness masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.
Ia juga mengajak manufaktur motor listrik lainnya di Indonesia untuk terus meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dan memproduksi kendaraan secara lokal. Tujuannya, berpartisipasi menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang didukung insentif dari pemerintah.
"PLN Mobile berperan sebagai fasilitator produsen motor listrik untuk dapat memasarkan produknya dan juga sebagai one stop solution bagi pelanggan yang ingin melakukan pembelian motor listrik,” ujar Darmawan dalam keterangannya, dikutip hari ini, Rabu, 24 Mei 2023.
Setelah mengecek motor listrik bersubsidi via PLN Mobile, masyarakat bisa datang ke dealer motor listrik tersebut. Motor listrik yang mendapatkan subsidi moor listrik hanya yang memiliki TKDN di atas 40 persen.
Head Of Marketing Volta Indonesia Tamara Giovanni menjelaskan merek motor listrik yang sudah mendapatkan akses bisa mengecek nomor induk kependudukan (NIK) konsumen.
"Datang saja ke dealer motor, nanti scan barcode untuk cek NIK apakah terdaftar sebagai penerima subsidi motor listrik," ucapnya di arena PEVS 2023.
Dia menjelaskan bahwa calon pelanggan tinggal memasukan nomor NIK di website di dealer.
Artikel Terkait
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi