Tim akselerasi yang berjunlah 132 orang ini, lanjut UU, punya kewajiban bukan hanya merencanakan tapi juga harus action.
Uu menjelaskan, program ini sebelumnya sudah dicanangkan pada tahun 2016 lalu, namun dalam perjalanannya tersandung berbagai kendala, sehingga pada tahun 2021 baru tersusun buku putih oleh tim penyusun DR Uhar Suharfaputra, DR Arianto, H. Yayat, Suharso dan Surya.
" Saya punya kewajiban bagaimana agar apa yang telah dicanangkan ini dapat terwujud.Ini merupakan PR yang sangat berat. Apalagi dengan indikator- indikator yang masih jauh ketinggalan dengan Kabupaten/Kota yang lain.Saya bersama pak sekdis dan para kepala bidang punya visi, semangat dan motivasi yang sama dalam membangkitkan lagi Kabupaten Pendidikan," pungkasnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: inilahnews.com
Artikel Terkait
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files: Fakta Lengkap
Jeffrey Epstein dan Putin: Fakta Upaya Dekat, Visa, hingga Tawaran Informasi Trump
Trauma PTSD Denada: Adik Ungkap Reaksi Syok Saat Ditanya Ayah Kandung Ressa
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Gimmick?