REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Jerman menyatakan "keterkejutannya" atas terbunuhnya warga sipil Palestina, termasuk anak-anak, selama serangan dan pengepungan Israel ke Jalur Gaza, Anadolu Agency melaporkan pada Kamis (11/5/2023).
"Kematian beberapa warga sipil yang tidak terlibat, termasuk anak-anak, mengejutkan kami," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Christofer Burger kepada para wartawan di Berlin, Rabu (10/5/2023). "Dalam jangka pendek, tujuan utamanya adalah untuk mencegah eskalasi lebih lanjut, namun kenyataannya lebih banyak korban," katanya
Ia menambahkan bahwa negaranya "sangat prihatin" atas pengeboman mematikan Israel terhadap Gaza sejak Selasa. "Rakyat Gaza dan Israel memiliki hak untuk hidup dengan damai dan bermartabat," katanya.
Dia juga menegaskan kembali dukungan negaranya untuk solusi dua negara dalam upaya untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina. Sebelumnya pada hari itu, dua orang Palestina tewas dalam serangan militer Israel di Tepi Barat yang diduduki, menurut kementerian kesehatan Palestina. Warga Palestina ketiga terluka parah dalam serangan tersebut.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup