Pertama adalah wilayah dengan ketinggian antara 0 – 100 m di atas permukaan laut meliputi sebagian kawasan bagian barat sisi timur memanjang dari arah utara ke selatan, bagian timur ke arah utara, dan bagian utara sisi barat memanjang dari utara ke selatan yang merupakan dataran rendah dan pantai.
Kedua adalah wilayah dengan ketinggian antara 100 – 500 m di atas permukaan laut meliputi kawasan bagian barat sisi barat dan selatan, kawasan bagian timur ke arah selatan, dan bagian utara ke arah timur.
Ketiga adalah wilayah dengan ketinggian lebih dari 500 m di atas permukaan laut yaitu kawasan pegunungan.
Diketahui luas wilayah Kota Palu mencapai 395,06 kilometer persegi yang terbagi menjadi delapan kecamatan.
Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2012 tentang pemekaran kecamatan, delapan kecamatan tersebut adalah Kecamatan Mantikulore, Kecamatan Palu Barat, Kecamatan Palu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Kecamatan Palu Utara, Kecamatan Tatanga, Kecamatan Tawaeli, dan Kecamatan Ulujadi.
Dikutip dari laman Pusdalops BPBD Sulteng, asal usul nama kota Palu adalah kata Topalu'e yang artinya tanah yang terangkat.
Hal ini karena konon daerah Palu awalnya lautan yang kemudian terangkat menjadi daratan.
Peristiwa ini terjadi karena pernah terjadi gempa dan pergeseran lempeng (Palu Koro) sehingga daerah yang tadinya lautan tersebut terangkat dan membentuk daratan lembah yang sekarang menjadi Kota Palu.
Sumber:
palukota.go.id
pusdalops-bpbdsulteng.com
Sumber: regional.kompas.com
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra