Seperti diketahui, sebagian masyarakat Indonesia masih mempercayai keberadaan Santet. Santet sendiri adalah upaya seseorang untuk mencelakai orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu hitam.
Biasanya santet sering dilakukan orang yang mempunyai dendam karena sakit hati kepada orang lain. Santet biasa dilakukan dengan bantuan seorang dukun dengan memasukkan benda-benda asing ke tubuh korban.
Namun, sepanjang kariernya sebagai dokter forensik, dr Djaja mengaku tidak pernah memiliki pengalaman menangani pasien korban santet. Padahal dia sangat penasaran soal santet tersebut.
"Kalau soal mistis, saya mengharapkan ketemu (saat praktek sebagai dokter). Misalnya, ini diklaim santet. Tapi saat diotopsi, selalu ada sebab matinya (bukan karena santet)," kata dr Djaja dalam sebuah cuplikan video podcast yang diunggah akun TikTok, @bincangseru.
"Saya enggak pernah nemuin santet sekalipun. Kalo ada yang bilang itu santet karena ditemukan paku (di dalam tubuh seseorang), enggak pernah kejadian itu (dialaminya)," lanjutnya.
Gigi di Dalam Tubuh Pasien
Dokter Djaja mengungkapkan, seandainya ditemukan ada gigi atau rambut di perut manusia, yang mungkin dianggap aneh oleh banyak orang, menurutnya itu adalah sesuatu yang normal dalam ilmu kedokteran. Menurutnya itu adalah jenis Kanker Teratoma.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup