SUKADANA – Anggota Komisi III DPR Kayong Utara Riduansah berpesan, kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara dapat selalu memberikan edukasi kepada petani, diantaranya bagaimana cara bertani yang baik. Dengan harapan, lanjut dia, hasil pertaniannya dapat lebih baik guna meningkatkan perekonomian masayarakat.
“Saya melihat masih ada beberapa kelemahan atau kurang dekatnya komunikasi antara petani dengan penyuluh pertanian. Sebab masih banyak petani mengeluh terkait keterbatasan pengetahuan petani tentang mengatasi beberapa persoalan di lapangan. Diantaranya kurangnya pendapatan hasil pertanian disebapkan hama, dan PH tanah tidak stabil. Hal ini sebenarnya tidak terlepas peran serta penyuluh (PPL) untuk mengawasi dan membantu menyelesaikan persoalan yang sering terjadi dikeluhkan petani,” kata dia Jumat (26/5).
Dalam hal ini, legislator dari partai Dekokrat ini berharap, kepada pihak terkait agar dapat bersama-sama memikirkan hal ini. Sebab, menurut dia, hal tersebut sudah cukup membuat petani resah, dan terancam akan alih fungsi lahannya.
“Para Kadis, Kabid dan yang berperan serta untuk bersama memikirkan solusi dan membuat kebijakan. Agar para petani ini tidak merasa resah dan berpikir akan berpindah alih pungsi lahanya,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel - Fakta dan Isi Dokumen