Berdasarkan informasi tersebut, diduga kontak tembak tersebut mengakibatkan 6 orang korban,tiga orang di antaranya gugur dan 3 lainnya luka-luka saat terjadi kotak tembak antara KKB dengan aparat di Nduga, Papua. Bahkan kejadian itu menyebabkan satu unit mobil Rantis (Kendaraan Taktis) Tambora terkena tembakan di bagian depan.
Usai terjadi penembakan brutal oleh KKB pimpinan Yotam Bugiangge tersebut, Sebanyak 156 warga yang bermukim di Nogoloit terpaksa meninggalkan wilayahnya dan mengungsi ke Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, karena terjadinya rentetan kontak senjata antara aparat keamanan dengan KKB Papua.
"Memang benar Senin malam (29/5) warga di kampung Nogoloit terpaksa mengungsi karena takut setelah KKB pimpinan Yotam Bugiangge melakukan penembakan," kata Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Penelewen yang dikutip Rabu, 31 Mei 2023.
Saat ini, warga telah meinggalkan wilayah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP), kini mereka telah berada di sebuah gereja di Kenyam, Gereja Siloam.
Meski situasi kamtibmas di sekitar Kenyam relatif aman, namun anggota TNI-Polri tetap bersiaga dan waspada dari ancaman KKB pimpinan.
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra