NARASIBARU.COM - Teori ancaman China digunakan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan pejabat senior Pentagon lainnya untuk mendesak anggota parlemen agar memperpanjang batas pinjaman federal.
Bersaksi pada sidang Senate Defense Appropriation pada Kamis (11/5), Austin dan Kepala Staf Gabungan Mark Milley berbicara untuk mendukung permintaan anggaran Gedung Putih tahun 2024, agar tidak terjadi pukulan besar bagi keamanan nasional AS.
“China, dalam pidato terbuka mereka dan kesempatan lain, menggambarkan kami sebagai kekuatan yang menurun,” kata Milley, seperti dikutip dari AFP, Jumat (12/5).
“Kegagalan utang hanya akan memperkuat pemikiran itu dan memberanikan China serta meningkatkan risiko ke Amerika Serikat," katanya.
Alasan permintaan anggaran Pentagon sebesar 842 miliar dolar AS untuk tahun depan, didorong oleh keseriusan persaingan strategis kami dengan Republik Rakyat Tiongkok,” Austin melanjutkan dengan menyatakan bahwa default atau gagal bayar utang akan membawa risiko besar terhadap reputasi AS yang dapat menguntungkan Beijing.
“Artinya secara realistis bagi kami adalah bahwa kami tidak akan, dalam beberapa kasus, dapat membayar pasukan kami dengan tingkat prediksi apa pun. Dan prediktabilitas itu sangat penting bagi kami,” tambahnya.
Artikel Terkait
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Gimmick?
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump