Saat itu Yusril telah duduk di pemerintahan dan menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Namun hubungannya dengan Soeharto tetap dekat dan terjalin dengan baik.ia beberapa kali mengunjunginya di rumah, bahkan sampai mendengar curahan hatinya.
Salah satu curhat yang pernah ia dengar adalah mengenai kondisi rumah Jalan Cendana yang ditempati Soeharto, yang kondisinya sudah tidak layak.
"Memang benar pas saya ke sana atapnya bocor, banyak air. Iya rumah Cendana, itu kan rumah sederhana sebenarnya. Kelihatan bagus itu bagian depannya aja," ungkap Yusril.
Lalu, kepada Yusril, Soeharto mengatakan kalau dirinya hingga kini belum mendapatkan rumah dari pemerintah.
"Ril, saya sudah tua begini sakit-sakitan saya belum dikasih rumah loh sama Sesneg," kata Yusril menirukan perkataan Soeharto.
Setelah itu Yusril menemui SBY dan menceritakan kondisi rumah Cendana yang ditempati Soeharto, yang kondisinya sudah cukup memprihatinkan.
Atas cerita itu, pemerintah akhirnya berkenan mencairkan uang sebesar Rp20 miliar untuk diberikan kepada Soeharto.
"Itu hanya beberapa bulan sebelum akhirnya Pak Harto meninggal. Ya jadi kalau dipikir-pikir beliau sudah tiga puluh tahun memimpin negara terus tua-tua hanya duduk sendiri, yah gimana gitu hati saya,” pungkasnya.***
Sumber: hops
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel - Fakta dan Isi Dokumen