NARASIBARU.COM - Praktik pungutan untuk bisa masuk instansi kepolisian kembali terjadi. Kali ini korbannya menimpa Wahidin, tukang bubur di Cirebon kena tipu 310 juta.
Wahidin, adalah salah satu orang tua yang ingin anaknya menjadi polisi termakan bujuk rayu oknum yang mengaku bisa membantu anaknya lolos penerimaan Polri dari jalur Bintara pada tahun 2021-2022.
Orang tua yang menginginkan anaknya masuk kepolisian, Wahidin menceritakan kronologis awal, sampai ia percaya terhadap oknum kepolisian yang menjanjikan anaknya lolos Bintara Polri tahun 2021-2022.
“Saya ingin mencari keadilan dan hak saya kembali,” ungkap Wahidin yang berprofesi sebagai tukang bubur, Kamis (15/6/2023).
Diceritakan Wahidin, oknum kepolisian berpangkat AKP, berinisial SW, merupakan tetangganya. Oknum ini menjanjikan bisa meloloskan anaknya masuk kepolisian melalui jalur penerimaan Bintara Polri.
Oleh oknum SW, lanjut Wahidin, ia dikenalkan dengan seorang PNS di Mabes Polri berinisial N. Yang bekerja di SDM Mabes Polri dan dikatakan bisa mengondisikan anak Wahidin masuk menjadi anggota polisi.
Artikel Terkait
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas
Meteor Jatuh di Danau Maninjau: Fakta dan Penjelasan Polisi Terbaru