Irwan menambahkan, selain perusakan , ada juga pembakaran.
"Mereka melakukan perusakan . Di Penggaron ada pembakaran. Di titik Ngaliyan dan Semarang Selatan juga perusakan pos," bebernya.
Dari informasi yang dihimpun, perusakan ini diduga buntut dari keributan yang telah terjadi.
Keributan berujung pemukulan yang diduga melibatkan anggota TNI dan Pemuda Pancasila terjadi di sebuah kantor Leasing Jalan Brigjen Katamso, Peterongan, Semarang Selatan, Kamis (3/8/2023).
Mengutip TribunJateng.com, disebutkan, korban keributan tersebut adalah anggota TNI berpangkat Pratu.
Lokasi keributan berada di sebuah kantor Leasing Jalan Brigjen Katamso, Peterongan, Semarang Selatan, Kamis (3/8/2023) sekira pukul 14.45 WIB.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar membenarkan informasi adanya keributan tersebut.
"Iya diduga kesalahpahaman," bebernya, Sabtu (5/8/2023).
Dikonfirmasi di tempat berbeda, Wakapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Andy Soelistyo menyebut, baru mengetahui kejadian tersebut.
"Nanti kita cek," bebernya.
Pihak kepolisian dan TNI pun kini sedang melakukan penyelidikan tentang kasus ini.
"Iya masih lidik dulu," kata Kombes Irwan.
Sumber: tribunnews
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas