"Puas sekali, tidak nyesal. Puas," ucap Husen berulang kali.
Ia membunuh Irwan karena sakit hati. Ia kerap dimarahi dan dipukuli oleh korban.
"Saya sakit hati karena sering dimarahi, setiap hari dimarahi. Saya juga dipukuli," kata Husen.
Sementara Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menyebut Husen ditangkap pada Selasa (9/5) saat melarikan diri di daerah Banjarnegara.
"Tersangka kami tangkap setelah melalui penyelidikan dari data Olah TKP, keterangan saksi dan dokter forensik akhirnya mengarah ke Husein," kata Irwan.
Sebelumnya mayat Irwan Hutagalung ditemukan dalam kondisi dicor di depot isi ulang air miliknya di Jalan Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Tembalang, Kota Semarang pada Senin (8/5).
Sebelum ditemukan tewas, Irwan tak bisa dikontak dan terakhir dilihat pada Kamis (4/5). Tempat usahanya itu juga tutup sejak saat itu. Karyawan Irwan pun dikabarkan menghilang.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas