NARASIBARU.COM - Kericuhan dan penembakan gas air mata oleh aparat kepolisian terjadi di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik pada Minggu (19/11).
Suporter Gresik United diduga terlibat dalam aksi kerusuhan di Stadion Gelora Joko Samudro yang akhirnya dibubarkan oleh polisi dengan menembakkan gas air mata.
Dalam kejadian tersebut, seorang suporter tampak memperingatkan polisi untuk menghentikan penembakan gas air mata pada penonton yang ada di Stadion Gelora Joko Samudro, namun tak diindahkan.
Gresik United mengalami kekalahan 1-2 di kandang sendiri saat melawan Deltras FC. Kekalahan tersebut diduga menjadi pemicu terjadinya kerusuhan di antara para pendukung Deltras.
Pantauan di lapangan menunjukkan suasana kacau. Para suporter melemparkan batu kepada petugas keamanan, dan kericuhan diduga tidak hanya disebabkan oleh kekalahan Gresik United tetapi juga akibat tembakan gas air mata di luar stadion.
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas