Konflik bersenjata antara Israel dengan Hamas masih berlangsung hingga saat ini. Terhitung sejak (7/10/2023), sudah terdapat 20.000 korban jiwa yang tewas akibat serangan Israel, 70% diantaranya adalah anak-anak dan Perempuan.
Kondisi ini mengakibatkan Israel medapatkan kecaman dari berbagai negara dan organisasi internasional. Gerakan solidaritas telah menciptakan mobilisasi jutaan orang untuk turun ke jalan menuntut keputusan gencatan senjata permanen.
“Diseluruh dunia, Gerakan solidaritas telah memobilisasi jutaan orang untuk turun ke jalan guna menuntut PBB dalam memberikan keputusan kepada Israel untuk melakukan gencatan senjata secara permanen” ujar kampanye solidaritas Palestina, pada kamis (21/12/2023)Baca Juga: Stritch Parent, Parenting Kuno: Pola Asuh Otoriter Pada Anak
Upaya PBB dalam mencapai resolusi genjatan senjata di Gaza juga semakin intensif. Namun, sayangnya pemungutan suara dalam pengambilan keputusan perlu ditunda untuk ketiga kalinya ditengah perbedaan kebijakan dalam pemerintahan Biden.
Artikel Terkait
Polisi di Asahan Tabrak 4 Motor dan Kabur: Kronologi Lengkap & Penyelesaian Damai
Viral Petugas Kemenhub Dituding Pungli Rp150 Ribu ke Relawan Bantuan Aceh, Ini Fakta dan Bantahannya
Ayah Prada Lucky Ditangkap TNI: Kronologi KDRT, Penyebab, dan Penjelasan Resmi Kodam
Istri di Konawe Diceraikan Suami PPPK yang Hamili Rekan Kerja: Kronologi & Dampak Hukum